Perkembangan teknologi dalam modality radiologi terus berlangsung dengan cepat, menawarkan peningkatan kualitas gambar, efisiensi prosedur, dan keamanan pasien. Beberapa teknologi terbaru dalam modality radiologi mencakup pembaruan dalam MRI, CT Scan, Ultrasound, dan teknologi pencitraan hibrida, seperti PET/MRI. Berikut adalah beberapa contoh teknologi terbaru dan merek yang terkait dengan masing-masing modality:
Mari kita jelajahi lebih detail tentang beberapa teknologi terbaru dalam modality radiologi yang telah disebutkan, fokus pada fitur inovatif dan manfaat klinis yang mereka tawarkan:
1. Siemens Healthineers – Magnetom Free.Max (MRI)
Magnetom Free.Max adalah inovasi terbaru dari Siemens Healthineers dalam teknologi MRI. MRI ini memiliki fitur unik sebagai sistem MRI dengan bore (lubang) berdiameter 80 cm, yang terbesar di kelasnya, memberikan ruang lebih bagi pasien dan mengurangi kecemasan, khususnya untuk pasien dengan klaustrofobia atau ukuran tubuh lebih besar. Teknologi DryCool menggunakan helium secara efisien, mengurangi kebutuhan akan helium cair yang biasanya diperlukan dalam jumlah besar untuk MRI, menjadikannya lebih ramah lingkungan. AI diintegrasikan untuk mempercepat proses pemindaian dan memperbaiki kualitas gambar secara otomatis, yang menghasilkan diagnosa yang lebih akurat dan cepat.
2. GE Healthcare – SIGNA 7.0T (MRI)
SIGNA 7.0T adalah sistem MRI yang menawarkan kekuatan magnet 7 Tesla, yang secara signifikan lebih tinggi dari MRI standar 1.5T atau 3T. Keunggulan utama dari SIGNA 7.0T adalah kemampuannya untuk menghasilkan gambar dengan resolusi sangat tinggi, yang sangat berguna dalam penelitian neurologi dan kardiologi. Hal ini memungkinkan para peneliti dan dokter untuk melihat detail anatomi dan patologi dengan jelas yang tidak mungkin dilihat dengan sistem MRI berkekuatan lebih rendah. Teknologi ini juga menawarkan potensi untuk memperpendek waktu pemindaian, mengurangi ketidaknyamanan bagi pasien.
3. Philips – Spectral CT 7500 (CT Scan)
Spectral CT 7500 dari Philips adalah revolusi dalam pencitraan CT dengan kemampuan untuk melakukan pencitraan spektral pada setiap scan. Dengan menggunakan dua sumber sinar-X pada energi yang berbeda secara simultan, Spectral CT 7500 dapat membedakan material dalam tubuh dengan lebih jelas, seperti perbedaan antara jaringan lunak, kalsifikasi, atau jenis kontras. Ini sangat memperbaiki kemampuan deteksi dan karakterisasi lesi, terutama dalam kasus kanker, penyakit jantung, dan penyakit pembuluh darah dengan paparan radiasi yang lebih rendah.
4. Canon Medical Systems – Aquilion One / PRISM Edition (CT Scan)
Aquilion One / PRISM Edition adalah sistem CT Scan yang mengintegrasikan teknologi pencitraan spektral yang canggih, Advanced intelligent Clear-IQ Engine (AiCE), yang menggunakan AI untuk memperbaiki kualitas gambar secara signifikan. Ini memungkinkan deteksi lebih baik dari struktur kecil dan kondisi sulit, dengan dosis radiasi yang lebih rendah. Fungsionalitas spektral memperkuat kemampuan untuk mengamati dan membedakan berbagai tipe jaringan dan material dalam tubuh, memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk diagnosa dan perencanaan pengobatan.
5. GE Healthcare – Voluson SWIFT (Ultrasound)
Voluson SWIFT dari GE Healthcare adalah terobosan dalam ultrasound untuk obstetri dan ginekologi, dengan fokus pada kecepatan, kejelasan, dan kemudahan penggunaan. Teknologi Scan Assistant AI membantu dalam melakukan pemindaian standar, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pemindaian dan meningkatkan konsistensi hasil. Sistem ini juga dilengkapi dengan SonoBiometry, yang melakukan pengukuran otomatis dari fitur-fitur fetal, mengurangi waktu pemindaian dan meningkatkan akurasi pengukuran.
6. Siemens Healthineers – Biograph Vision Quadra (PET/CT)
Biograph Vision Quadra adalah sistem PET/CT yang menawarkan field of view (FOV) yang sangat luas, memungkinkan pencitraan dari kepala hingga kaki dalam satu sesi pemindaian. Ini sangat bermanfaat untuk aplikasi onkologi, memungkinkan deteksi, karakterisasi, dan pemantauan tumor di seluruh tubuh. FOV yang luas juga meningkatkan sensitivitas dan spesifisitas pemindaian, memungkinkan deteksi lesi yang lebih kecil dan pemantauan respons terapi dengan lebih efektif.
Teknologi-teknologi ini mewakili puncak inovasi dalam radiologi, menawarkan kemungkinan baru dalam diagnosa dan pengobatan penyakit dengan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan yang lebih tinggi bagi pasien.

